1. text
    sesamestreet:

What’s YOUR favorite afternoon snack?

    sesamestreet:

    What’s YOUR favorite afternoon snack?

  2. text

    Tolong pastikan..

    Hari ini adalah hari ke-40 setelah kepergian kakak. Rasanya seperti hari kemarin dimana semua berkumpul. Bapak, mamak, kakak, saya, Lina dan Riko. Keadaan gak akan pernah sama seperti dulu. Kalau melihat kamar kakak, semua masih tertata rapi. Semua masih di tempatnya. Dan semua masih berharap kakak hidup kembali. Tapi kan gak mungkin ya?

    Tuhan, saya tahu semua gak akan pernah sama lagi. Seperti tingginya langit dari bumi, demikian juga tingginya jalan Tuhan dari jalan saya  dan rancangan Tuhan dari rancangan saya.

    Tuhan, di hari ke-40 ini..
    Tolong pastikan iman saya tetap berada di posisinya.
    Dan tolong pastikan semua akan baik-baik saja..

  3. text

    I used to sing this song for my sister. Miss you kak.. :’)

  4. Singapore. 5 - 8 February 2012

  5. text

    surat untuk kakak..

    Ok, bilang aja saya drama. Tiap ngomongin kakak, saya pasti nangis. Sekali, dua kali, tiga kali, dan untuk kesekian kalinya air mata ini gak abis-abis.

    Terlalu banyak kenangan baik yang kakak kasih selama dia hidup. Hari ini adalah hari ke-14 setelah kakak pergi. Kemarin  keluarga datang untuk memberikan penghiburan. Muka saya sok tegar ketika mereka ngomong tentang kakak. Tapi nyatanya? Semua air mata jatuh tak terbendung lagi.

    Kita cuma beda 1 tahun, tapi banyak hal yang  saya pribadi gak banyak belajar dari kakak. Tentang kesetiaan, tentang ketulusan, tentang kejujuran, dan tentang menerima. Bahkan ketika kakak sakit pun, kakak gak pernah ngomong sakitnya apa.

    Dulu waktu kakak hidup, saya selalu jahat sama kakak. Supaya kakak kuat, ketika nanti saya gak ada. Tapi nyatanya, kakak yang pergi duluan.. * ahh shit, nangis lagi gue*

    Tuhan terlalu sayang sama kakak. Tapi Tuhan, gak bisa ya, si kakak dipanjangin umurnya? Supaya bisa merawat Nikita, anaknya, sampai dewasa nanti. Supaya Bapak dan Mama bisa tersenyum lebih lama lagi. Supayaaa… ahh sudahlah..

    Dear Kakak,
    Kali ini saya ngaku kalah. Nanti bila Nikita besar nanti, akan saya ceritakan kepadanya betapa hebat dan luar biasanya mamanya. Betapa perjuangan kakak gak akan pernah bisa dilupakan oleh siapapun. Termasuk saya.

    Kak,

    Pasti senang banget ya di surga? Ketemu dan duduk di pangkuan Tuhan.

    Kak,
    aku kangen kakak. KANGEN. BANGEEEEEETTT..


    Adekmu,

    -sisqo-

  6. text

    in another life, i would make you stay, so i don’t have to say, you were the one that got away..

    This version is so galau…  :((

  7. text

    Tuhan,

    Kalo aja khawatir bisa bikin panjang umur, maka aku pengen banget khawatir tiap saat.

    Tau kan rasanya nunggu tanpa ada kepastian? Menunggu dengan memastikan bahwa iman kita tetap berada di tempatnya. Menunggu dengan memastikan logika dan hati untuk terus sejalan dan berkata ‘semua baik-baik saja’? Tau kan rasanya?

    Dear Tuhan,

    Sudah beribu kata yang meluncur lewat bibir ini. Sudah kututup mata rapat-rapat, kulipat tangan dan menundukan kepalaku. Kubaca Alkitab, kuulangi lagi ayatnya. Begitu setiap hari.

    Aku tahu Engkau sedang bekerja. Aku tahu bahwa keajaiban masih tersisa sampai saat ini. Aku tahu semua itu.

    Saat ini bukan bagianku mempertanyakan keberadaanMu, mempertanyakan bagaimana Engkau bekerja saat ini, mempertanyakan hal-hal yang terlalu rumit. Tapi ini terlalu sulit. Ketika aku mulai mempertanyakan keberadaanMu, ingin rasanya kubungkam semua indra-indraku. Tau kenapa? Karena aku terlalu percaya padaMu.

    Tuhan,

    Kalau tahun baru ini terasa begitu sulit awalnya, aku terlalu percaya bahwa Engkau akan buat segalanya menjadi lebih mudah di depan. Tuhan, kalau ada permintaan aku tahun ini, aku cuma minta satu.

    Tuhan, sembuhkan kakak ya.. :’)

  8. text

    so this is christmas?

    Well, okay. Sebenernya I’m not into December issue. Cause I do have bad memories in December. Banyak hal yang kayaknya seperti tergesa-gesa di bulan ini. Ya masalah target (yang ditetapkan sendiri), relationship matters, and everything!

    Everyone loves December. Not me for sure. Hadeuuhhh repot aja. Kalo kerjaan sih pasti tentang target tahun depan, mau ngapain, dan rencana-rencana lainnya Masalah hati lain lagi. Akan ada banyak pertanyaan ‘kapan’ dari keluarga besar. I won’t make it as a big issue. Bukan gak mau, sudah berusaha banget kok. People come, people go. I’m choosie. Sangat kayaknya. 

    Ada satu yang hal yang akhirnya membuat gue untuk menyukai Desember. Kata orang sih Desember waktunya untuk make a wish. And I did that. Before making a list for the wish, I’m fasting for this.  Kenapa harus puasa? Karena gue orangnya khawatiran, panikan, takutan. Kita kan gak tahu ke depannya mau gimana, ketemu siapa, dapet rejeki seperti apa. Maka dari itu untuk meminimalisir kekhawatiran tersebut, disempetin puasa. Gak makan, cuma minum..hehehehe. Ya sekalian ngedoain keluarga sih. 

    Dulu sih kalo doa ya berdoa aja. Sekarang beda lagi. Disempetin pake puasa. Bersyukur karena sekarang segala sesuatu dikasih sama Tuhan agak lebih ‘gampang’. I Thank God for this.. :))

    Nah karena alasan itulah, jadinya agak bergeser sedikit makna Desember buat gue (gampangan). I use this December issue as an issue to share joy, to share moments, and not to forget to thank God. *uhuuk*

    Seperti lirik lagu - Have Yourself A Merry Little Christmas - From now on our troubles will be mild away.. #nyanyikbareng.

    Karena gak ada yang perlu dikhawatirkan lagi kan, Qo? Cause everything will be fine, everything will be good, and everything will even better.

    Happy Christmas friends, happy holidays!

     

  9. text
    i believe on this..

    i believe on this..

  10. text

→

About

a boy with golden ticket!

Search

People I follow